Beranda › Blog › Cara Pasang di TV

Cara Pasang Digital Signage di Android TV, Samsung & LG

Kategori: Tutorial · Bacaan 5 menit

Memasang digital signage lebih mudah dari yang dibayangkan. Prinsipnya: satu server mengelola konten, lalu setiap layar menjalankan aplikasi player yang tersambung ke server itu. Berikut langkah lengkapnya.

1Install Server

Install software server di satu komputer/server yang selalu menyala (Windows atau Linux). Di Windows, cukup jalankan installer .exe; otomatis jadi Windows Service. Di Linux, ekstrak lalu sudo bash install.sh. Setelah itu buka portal admin di http://IP-SERVER:8080/admin/.

Download installer server & client di sini →

2Pasang Player di Setiap Layar

Android TV / TV Box

Sideload file APK (via USB atau ADB). Aplikasi otomatis berjalan saat TV menyala. Ini jalur paling mudah dan kompatibel — bahkan untuk TV merek apa pun cukup colok Android TV box murah ke HDMI.

Samsung (Tizen) & LG (webOS)

Samsung Tizen dan LG webOS mendukung aplikasi native. Player dipasang lewat mode developer TV masing-masing. Setelah terpasang, aplikasi menampilkan kode pairing.

Windows & Linux

Untuk layar yang terhubung ke PC/mini-PC, gunakan aplikasi player desktop (mode kiosk layar penuh). Membawa browser modern di dalamnya, jadi bebas masalah kompatibilitas.

3Pasangkan Layar

Saat player pertama kali dibuka, muncul kode pairing 6 karakter di TV. Di portal admin, klik "Pasangkan Layar", masukkan kode itu — layar langsung terhubung ke server Anda.

4Kelola Konten

Unggah gambar/video, susun playlist dengan drag & drop, atur durasi, jadwal tayang, dan grup layar. Perubahan tersebar otomatis ke semua layar dalam hitungan detik.

Tips untuk TV Lama

TV Samsung/LG lama (bahkan seri 2011–2015) tetap bisa dipakai. Untuk hasil paling stabil pada TV uzur, jalur teraman adalah menancapkan Android TV box murah ke port HDMI-nya.

Siap mulai?

Download installer gratis dan coba mode trial. Beli lisensi hanya saat siap membuka fitur penuh.

Download Sekarang →

Baca juga: Apa itu digital signage? · On-premise vs cloud